h1

Ditemukan Kembali MUMMY Bersanggul di Sumatera

Desember 22, 2009

PAGARALAM, KOMPAS.com — Warga Kota Pagaralam, Sumatera Selatan, menemukan benda berbentuk mumi di Sungai Selangis Dusun Gunung Ilir, Kecamatan Dempo Utara, Senin (21/12/2009).

Penemuan itu tidak jauh dari batu megalit kerbau. Posisi benda tersebut tertimbun tanah dan muncul akibat tanah terkuras air sungai saat terjadi banjir di sekitar sawah milik Irumsyah, warga setempat.

Menurut Irumsyah, benda yang ditemukan sepasang itu bentuknya hanya tampak berwujud kepala dan setengah badan, sedangkan satu lagi berbentuk seperti perahu dengan ukuran tinggi sekitar 20 cm, diameter 15 cm, dan memiliki berat sekitar 1 kg.

Dikatakannya, benda berbahan mirip kayu yang sudah mengering diolesi pernis itu tampak mengilat dan bila dipotret menggunakan kamera, seluruh bagiannya seperti diselimuti lapisan lemak.

Menurut dia, awal penemuan batu ini melalui mimpi, di mana akan terjadi musibah tanah longsor, kemudian akan ada benda yang muncul tepat berada di lokasi tersebut.

Sesuai firasat mimpi, memang terjadi banjir yang disertai longsor cukup besar dan tidak jauh dari megalit batu kerbau muncul dua buah benda, yaitu yang satu berbentuk badan manusia menyerupai mumi dan yang satu lagi seperti perahu.

“Batu berbentuk mumi itu memiliki kepala, setengah badan, dan banyak guratan seperti lilitan, dan lokasi ditemukan batu tersebut di Sungai Selangis, Dusun Gunung Ilir, Kelurahan Agunglawangan, Kecamatan Dempo Utara,” kata Irumsyah, pemilik benda tersebut.

Ia mengatakan, bentuknya cukup aneh seperti kayu tetapi keras, sama dengan batu yang sangat mirip dengan manusia yang bersanggul, dan berwarna coklat muda berkilau dengan posisi tegak.

“Diperkirakan benda itu sudah berumur ribuan tahun dan kelihatannya buatan tangan manusia, tapi kita kurang paham awal terbentuknya karena saat ditemukan sudah seperti itu,” kata dia.

Kepala Dinas Pariwisata dan Seni Budaya Syafrudin mengatakan, penemuan sudah sering terjadi, terutama batu megalit di daerah Pagaralam. Bahkan, ada sebagian yang sudah dilakukan pelestarian dengan memagar keliling, tetapi sebagian lagi masih terbentur dana.

“Kita akan melakukan pendataan semua penemuan sejumlah benda bersejarah termasuk membuat museum tempat menyimpan berbagai benda bersejarah,” kata dia lagi.

3 komentar

  1. I am constantly searching on the internet for strategies that can assist me. Thank you so much!


    • ur welcome…


  2. halah bohong etamah



Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

  • Kuliah Gratis.!!! Mau.???

    kuliah_gratis_layer-1-copy

  • RSS My Campus – Bogor EduCARE

  • Page Rank Saya

    Yahoo bot last visit powered by MyPagerank.Net Msn bot last visit powered by MyPagerank.Net Yahoo bot last visit powered by MyPagerank.Net
  • Lencanaku

  • Meta

  • %d blogger menyukai ini: